Blog posts

Hati-Hati Membuat Video Parodi, Apalagi Tentang Ulama

Hati-Hati Membuat Video Parodi, Apalagi Tentang Ulama

Opini

Akhir-akhir ini muncul kehebohan video parodi yang dibuat oleh 6 orang mahasiswa yang memparodikan Video Poligami milik Ustadz Arifin Ilham yang dipublikasikan melalui akun media sosial milik Ustadz Arifin Ilham. Video Ustadz Arifin Ilham dengan kedua isterinya menjelaskan perihal poligami yang kemudian dibuat parodi alias plesetannya oleh 6 orang mahasiswa yang sampai sekarang tidak jelas identitasnya.

Keluarga Ustaz Arifin Ilham mempersoalkan adanya video parodi mengenai poligami yang beredar di media sosial. Putra Arifin Ilham, Muhammad Alvin Faiz, menyebut tindakan tersebut sebagai pelecehan terhadap ulama.

Melalui akun Instagram @alvin_411, Alvin mengunggah 2 video dan akun media sosial dua pihak yang memparodikan video poligami tersebut.

Alvin tidak terima atas video parodi itu dan mengultimatum semuanyanya agar meminta maaf. Alvin menilai apa yang dilakukan mereka tersebut sama dengan menghina ulama.

Berikut ini adalah ultimatumnya :

“Setelah musyawarah panjang terkait video pelecehan ulama yang dilakukan 3 remaja di atas, akhirnya majelis Azzikra yang dipimpin Abi @kh_m_arifin_ilham akan mengambil keputusan untuk MENUNTUT ke jalur hukum kepada 3 remaja tersebut KECUALI jika MEREKA BERTIGA membuat video permintaan maaf secara publik SEBELUM hari jumat, DAN kami juga ingin mereka bertiga secara langsung untuk datang ke masjid azzikra sebelum jumat sore,”

“Adapun tujuan kita mengambil keputusan ini adalah supaya masyarakat tidak mudah lagi menghina atau meledek ulama-ulama kita. Kita ingin mengimbau kepada umat bahwa bercanda pun ada batasannya, demikian dan terima kasih,” lanjutnya.

“Kami juga akan memproses video ini karena membuat pelecehan yang sama. Jika ada yang tahu keberadaan atau kontak 3 orang di video ini, tolong hubungi saya via dm atau tulis di komentar, majelis Azzikra juga menuntut 3 orang ini ke jalur hukum KECUALI jika membuat video permintaan maaf secara publik dan LANGSUNG DATANG KE MASJID AZZIKRA, batas waktu terakhir hari jumat sore,” tegas Alvin di Instagram-nya.

Memang ke 2 video parody yang beredar, tidak ada yang berbeda dengan video aslinya, transkip kalimatnya pun sama tidak dirubah yaitu sebagai berikut:

“Jangan main-main dengan poligami, walaupun itu syariat Islam. Daripada bercerai, anak jadi korban, istri jadi korban, cukup satu istri saja. Tapi kalau bisa damai seperti ini, ada dua, bagaimana, Sayang? Maka itu jauh lebih utama. Allahu Akbar,”

Tapi di akhir segmen memang ada dialog mereka tertawa, atau juga saat merekamnya mereka memang seperti menahan tawa.

Komentar saya untuk masalah ini adalah media memiliki peran yang sangat penting untuk mempopulerkan seseorang ustad sehingga seluruh Indonesia mampu mengenalnya, dan mereka tentunya akan jadi panutan contoh bagi umat dari apa yang tersaji dimedia, sudah otomatis harusnya seseorang ustad ternama mampu melakukan filter apa  yang harus diupload atau tidak ke media sosial pribadi masing-masing.

So..pendapat dikembalikan ke pribadi masing masing, begitu kura-kura…

About the author

Aku adalah Aku. Aku bukan kamu, dia, atau mereka. Aku adalah Aku yang kan bersinar terang dengan jalanku tuk menyinari sekitar karena-Nya.” Just be your self, bersinarlah dengan caramu sendiri…..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *